Katabolisme lemak

Struktur tersier: Merupakan elemen structural dari dinding sel tanaman maupun bakteri.

PROSES METABOLISME LEMAK

Reaksi tahap keempat dalam rangkaian reaksi glikolisis adalah penguraian molekul fruktosa-1,6-difosfat membentuk dua molekul triosa fosfat, yaitu dihidroksi aseton fosfat dan D-gliseraldehidfosfat oleh enzim aldolase fruktosa difosfat atau enzim aldolase.

Di dalam tubuh manusia terjadi metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Reaksi kondensasi antara gugus karboksil dengan gugus alcohol dari gliserol akan membentuk gliserida, tergantung dari jumlah asam lemak dari gugus alkohol yang membentuk raeksi kondensasi. Tetapi, dihidroksi aseton fosfat dapat dengan cepat dan dalam reaksi dapat katabolisme lemak, berubah menjadi gliseraldehidfosfat oleh enzim isomerase triosa fosfat.

Contohnya katabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Glikolipid Glikolipid merupakan komponen yang mempunayi sifat serperti lipid, terdiri dari satu atu lebih komponen gula, dan biasanya glukosa dan galaktosa.

Jumlah elektron yang dibebaskan menunjukkan jumlah energi yang dihasilkan. Reaksi kondensasi antara gugus karboksil dengan gugus alcohol dari gliserol akan membentuk gliserida, tergantung dari jumlah asam lemak dari gugus alkohol yang membentuk raeksi kondensasi.

HUBUNGAN KATABOLISME KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK

Rantai pendek: Reaksi ini melibatkan pergeseran dapat balik gugus fosfat dari posisi 3 ke posisi 2. Tahap terakhir pada glikolisis ialah reaksi pemindahan gugus fosfat berenergi tinggi dari fosfoenolpiruvat ke ADP yang dikatalisis oleh enzim piruvat kinase sehingga terbentuk molekul ATP dan molekul asam piruvat.

Respirasi dilakukan oleh semua sel hidup, sel hewan maupun sel tumbuhan. Semua katabolisme tersebut saling berkaitan untuk menghasilkan energi. Pemecahan atau katabolisme lemak dimulai saat lemak berada didalam system pencernaan makanan.

Identitas sel, berikatan dengan protein atau lipid dan berfungsi dalam proses pengenalan antar sel. Struktur primer: Dan asam lemak-asam lemak ini merupakn asam lemak jenuh Sedangkan untuk asam lemak tidak jenuh, adalah yang mempunayi ikatan rangkap atau lebih misalnya palmitoleat, linolenat, arakhidat, dan lain sebagainya.

Setelah berada didalam mitokondria, asam lemak akan mengalami oksidasi untuk menghasilkan energi. Turunan-turunan asam lemak: Struktur Berdasarkan struktur dan fungsi bermacam-macam lemak menjadi salah satu dasar pengklasifiksian lemak. Dengan peran enzim arginase, penambahan H2O terhadap L-arginin akan menghasilkan L-ornitin dan urea.

Pertumbuhan bayi, anak, pubertas 3. Respirasi dilakukan oleh semua sel hidup, seperti sel hewan dan sel tumbuhan. Gliserol ester Gliserol ester erbentuk melalui metabolism karbohidrat yang mengandung tiga atom karbon, yang salah satu ataom karon bersatu dengan salah satu gugus alcohol.

Hal ini menunjuk ke cara rantai protein ke dalam protein berbentuk bulat dilekukkan dan dilipat untuk membentuk struktur tiga-dimensional secara menyeluruh dari molekul protein. Reaksi ini membutuhkan energi dari ATP 4. Skema katabolisme protein dan lemak 1.

Struktur sekunder protein diselenggarakan oleh ikatan-ikatan hidrogen antara oksigen karbonil dan nitrogen amida dari rantai polipeptida.

Karbohidrat mempunyai tiga unsur, yaitu karbon, hydrogen dan oksigen. Kolesterol ester: ATP merupakan gugus adenin yang berikatan dengan tiga gugus fosfat.

KATABOLISME PROTEIN DAN LEMAK

· Katabolisme merupakan reaksi pemecahan atau penguraian senyawa kompleks (organik) menjadi sederhana (anorganik) yang menghasilkan energi. Untuk dapat digunakan oleh sel, energi yang dihasilkan harus diubah menjadi ATP (Adenosin TriPhospat).

Reaksi-reaksi selanjutnya adalah katabolisme asam lemak α-tak jenuh dengan jumlah atom karbon ganjil. Defek metabolik yang berkaitan dengan reaksi jalur katabolik lisin adalah hiperlisinemia. Hiperlisinemia dapat terjadi akibat suatu defek pada aktivitas diatas pada enzim bifungsional aminoadipat semialdehida sintase.

Setelah sebelumnya kami membahas tentang katabolisme glukosa, kali ini kami akan membahas tentang katabolisme protein dan asam lemak.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, selain mengandung karbohidat (glukosa), makanan sehari-hari kita juga mengandung protein dan lemak. Katabolisme Lemak Struktur Lemak Berdasarkan struktur dan fungsinya, lemak dibagi menjadi bermacam-macam: Asam-asam lemak: Merupakan suatu rantai hidrokarbon yang mengandung satu gugus metal pada salah satu ujungnya dan salah satu gugus asam atau karboksil.

Secara umum formula kimia suatu asam lemak adalah CH3(CH2)nCOOH, dan biasanya kelipatan dua.

Lemak utama dalam makanan dalam darah berbentuk trigliserida, dan fungsi utamanya adalah sebagai cadangan energi. sebagai cadangan energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk simpanan lemak yang utamanya disimpan dalam sel lemak dalam jaringan lemak tubuh.

KATABOLISME LEMAK

sel-sel lemak memiliki enzim khusus di permukaannya yaitu lipoprotein lipase (LPL) yang memiliki kemampuan melepaskan. katabolisme lemak Jika sumber energi dari karbohidrat telah mencukupi, maka asam lemak mengalami esterifikasi yaitu membentuk ester dengan gliserol menjadi trigliserida sebagai cadangan energi .

Katabolisme lemak
Rated 0/5 based on 88 review